Home Mamuju PMII Mamuju Kecam Pemkab Mamuju dan BPBD Mamuju Terkait Bantuan Gempa Tahap Dua

PMII Mamuju Kecam Pemkab Mamuju dan BPBD Mamuju Terkait Bantuan Gempa Tahap Dua

503
0
SHARE
PMII Mamuju Kecam Pemkab Mamuju dan BPBD Mamuju  Terkait Bantuan Gempa Tahap Dua

ESENSI7.COM MAMUJU-

Pergerakan mahasiswa Islam Indonesia cabang Mamuju mengecam pemerintah kabupaten Mamuju dan dinas BPBD Mamuju terkait dengan adanya informasi akan segerah di cairkan nya dana  gempa tahap dua .

Informasi ini di sampaikan oleh kepala dinas BPBD Mamuju bapak Taslim beberapa hari yang lalu ,kepala dinas BPBD juga melakukan instruksi kepada warga pemerintah bantuan gempa tahap dua untuk segera membuka rekening baru .

Menangapi hal itu Radit selaku  ketua cabang PMII Mamuju dengan tegas menyampaikan bahwa “pemerintah kabupaten Mamuju bersama dinas BPBD Mamuju harus memberikan informasi dan kepastian terkait bantuan gempa tahap dua ini Karna informasi yang di sampaikan akan segarah cair hanya sebatas itu ,tidak ada detail kepastian waktu pencairan  tersebut dan juga dengan membuka rekening terlebih dahulu tanpa adanya kepastian dana bantuan itu masuk” Ungkapnya.

“Kami menduga bahwa jangan sampai ini hanya menjadi omong kosong belaka saja” Lanjut Radit.

Radit menyampaikan bahwa hal tersebut juga pernah terjadi tidak kali ini saja, “kepala BPBD memberikan informasi  pencairan bantuan gempa tahap dua pada Januari lalu namun tidak kunjung cair” ,

“Kekhawatiran kami, jangan sampai isu bantuan gempa tahap 2 ini menjadi isu panas yang dapat dengan mudah digiring oleh oknum yang tidak bertanggung jawab , terlebih di waktu moment pilkada 2024 ini” Terangnya.

“Maka dari itu kami dari PMII cabang Mamuju menantang dan mendesak Pemkab Mamuju dan BPBD Mamuju  untuk segera memberikan informasi dan kepastian yang lebih detail terkait bantuan gempa tahap 2 kapan cair nya  hari tanggal dan bulan nya serta tahun” ,

“Jika dalam waktu dekat ini pemkab Mamuju dan BPBD Mamuju tidak memberikan kepastian maka kami PMII cabang Mamuju akan melakukan gerakan perlawanan rakyat hidup rakyat” Tutup Radit.