Home Mamuju Masih Abstrak, Korban Kekerasan Seksual di Mamuju Temui HMI Cabang Mamuju

Masih Abstrak, Korban Kekerasan Seksual di Mamuju Temui HMI Cabang Mamuju

531
0
SHARE
Masih Abstrak, Korban Kekerasan Seksual di Mamuju Temui HMI Cabang Mamuju

ESENSI7.COM MAMUJU- Kasus dugaan pelecehan seksual secara verbal yang menimpa tenaga pendidik di SD Muhammadiyah Mamuju/MBS At Tanwir Mamuju masih tak menemui titik terang. Kejadian tersebut menyisakan kekecewaan di hati korban, menurutnya kejadian ini sudah memakan waktu yang cukup lama namun pelaku belum juga mendapat sanksi yang setimpal.


Saat dikonfirmasi, gadis ber inisial F tersebut mengatakan “Benar saya mengalami pelecehan oleh security MBS At Tanwir Mamuju, saya sudah melaporkan ini di pimpinan sekolah Ter tanggal 30 Mei namun sampai dengan tanggal 08 Juni saya anggap pihak sekolah mencoba melindungi pelaku dengan kalimat "oh baru ji na bilang, belum Pi na sentuh ko?" Hal tersebut

mendasari saya menganggap pihak sekolah tidak memihak ke saya sebagai tenaga pendidiknya, maka dengan berat hati menerima perlakuan ini oleh pihak sekolah dan pelaku, sayapun pergi melaporkan kasus ini ke kantor polisi tertanggal 09juni untuk meminta keadilan, namun sampai detik ini 09juni-25 July belum juga ada titik terang, kemarin saya meminta kepada teman teman aktivis perempuan untuk membantu pengawalan terkait kasus ini” F via whatsapp.


“terakhir kemarin saya meminta kepada Teman teman HMI Cabang Mamuju untuk membantu mengawal dan mengusut tuntas kasus ini Dengan harapan baik pelaku maupun yang mendukung tindakan Asusila ini, di berikan sanksi setegas tegasnya sesuai hukum yang ada di negara kita” Lanjutnya.


Melalui Whatsapp, ketua HMI Cabang Mamuju membenarkan hal tersebut, Dahril menyampaikan bahwa HMI Mamuju selalu terbuka dalam merespon aduan atas musibah siapapun. 


“Memang benar semalam saudari F datang menemui kami, dan kami sangat membuka diri apalagi kasus seperti ini jika di diamkan takutnya memberikan peluang pelaku pelaku yang lain untuk melakukan hal yang sama karena tidak ada sanksi tegas” Ungkap Dahril pun via whatsapp.


“Kami juga tidak pernah tebang pilih dalam mengawal kasus, selama untuk kebenaran maka tidak ada kata selain LAWAN” tegas Dahril.


Reporter Esensi7.com telah mencoba menghubungi pihak SD Muhammadiyah Mamuju/MBS At Tanwir 

via Whatsapp namun tak kunjung dibalas meski sudah berstatus terbaca (centang dua biru).