
Keterangan Gambar : Suasana gedung sekolah di Sd Inpres Tommo II, yang berada di Desa Tommo, Kecamatan Tommo, Kabupaten Mamuju, Sulbar.
ESENSI7.COM, MAMUJU-Sarana Pendidikan di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar) nampaknya belum cukup memadai, seperti bangunan sekolah dasar (Sd) Inpres Tommo II, yang berada di Desa Tommo, Kecamatan Tommo.
Pasalnya bangunan sekolah itu tak layak lagi untuk berlangsungnya proses belajar mengajar.
Atap gedung rusak, plafonya bocor bahkan dinding bangunan mulai retak akibat gempa bumi 2021 lalu.
Para guru dan siswa pun merasa terganggu saat proses belajar mengajar di bawah gedung yang tak layak itu.
Salah satu guru bantu, Hadija mengatakan ada dua ruangan kelas yang meja dan kursinya tak cukup.
"Sehingga ruangan itu tak ditempati belajar karena kekurangan kursi dan meja, tetapi proses belajar mengajar tetap berlangsung meski terbatas," ujar Hadija.
Dikatakan ruagan yang tak memiliki kuris yaitu ruang kelas V dan VI, penyebapnya karena kelas satu siswanya terlalu banyak.
"Kursi dan mejanya pun dialihkan ke situ, ada beberapa kursi di ruangan tapi terbatas atau tidak cukup," lanjutnya.
Sementara itu Kepala Sekolah, I Made Mestra, mengatakan saat ini jumlah muridnya sebanyak 115 siswa, staf pengajar PNS enam orang, dan empat tenaga honorer.
"Untuk kerusakan gedung hampir diseluruh ruangan kelas yang ditempati belajar mengajar itu rusak," ujar I Made Mestra, Sabtu (23/7/2022).
Dikatakan pihak Dinas Pendidikan Mamuju sudah melakukan survei untuk proses renovasi bangunan sekolah.
"Kemarin sudah di survei dan rencanaya akan diperbaiki pada tahun 2023 mendatang," lanjutnya.
Dirinya berharap proses renovasi sekolah tersebut segera dapat dimulai secepatnya, setelah dilakukanya survei.
Mengingat pendidikan dasar bagi siswanya amatlah penting, tentu sarana pendidikan harus layak agar proses belajar mengajar berjalan lancar dan kodusif.
Sekedar diketahui sekolah tersebut berdiri sejak 1986 dimasa program trasmigrasi.(slm).









LEAVE A REPLY