
Keterangan Gambar : Suasana pelatihan pengelolaan gula merah menjadi gula semut yang dilaksanakan oleh Kantor Pertanahan, Mateng bersama GTRA.
ESENSI7.COM, MAMUJU TENGAH- Kantor pertanahan Mamuju Tengah (Mateng) bersama Tim Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) gelar pelatihan pengelolaan gula merah menjadi gula semut.
Pelatihan itu guna untuk meningkatkan inovasi produk pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) para ibu rumah tangga.
Hal itu disampaikan kepala kantor Pertanahan Mamuju Tengah, H.M Bakri saat membuka kegiatan pelatihan.
"Tujuan pelaksanaan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan inovasi produk UMKM di wilayah Mateng," terang H.M Bakri saat saat sambutan, Kamis (7/10/2022) lalu.
Kegiatan itu mendapat respon positif dengan hadirnya Kadis Perindustrian dan Perdagangan, Colleng Sulaiman.
Hadir pula Kadis PMPTSP, Asmira Djamal dengan harapan melalui pelatihan ini dapat menambah keterampilan dan penghasilan bagi para pelaku UMKM gula merah.
Dilaksanakan di Dusun Alla-Alla, Kecamatan Budong-Budong, dengan konsep outdor menyatu dengan alam, dibawah rindangnya pohon kelapa.
Menggunakan metode praktik langsung, suasana alam terbuka menambah antusias para peserta yang didominasi oleh ibu-ibu pelaku UMKM Gula Merah.
Diihadiri pula Kepala Desa Babana dan Kades Barakkkang dan puluhan pelaku UMKM gula merah terutama ibu-ibu rumah tangga yang memang selama ini sebagai pelaku pengolah gula aren yang berasal dari dua desa itu.
Penyampaian materi pelatihan dibawakan oleh pemateri profesional sekaligus founder GM (GollaMandar) Samsuddin Saleh, SP., M.Si yang juga sebagai akademisi Fakultas Pertanian Universitas Tomakaka Mamuju.
Selain materi pelatihan peserta juga mendapatkan voucer belanja yang diberikan oleh panitia dari Kantor Pertanahan Kabupaten Mamuju Tengah.
Setidaknya ada 4 peserta yang berhasil mendapatkan doorprize yaitu yang berhasil menjawab kuis yang diberikan oleh pemateri di akhir kegiatan pelatihan.(slm)









LEAVE A REPLY