Home Mamuju Ribuan Warga Mamuju Padati Anjungan Pantai Manakarra Laksanakan Shalat Idul Adha 2022

Ribuan Warga Mamuju Padati Anjungan Pantai Manakarra Laksanakan Shalat Idul Adha 2022

372
0
SHARE
Ribuan Warga Mamuju Padati Anjungan Pantai Manakarra Laksanakan Shalat Idul Adha 2022

Keterangan Gambar : Suasana Shalat Idul Adha di anjugan pantai Manakarra, Kelurahan Binanga, Kecamatan Mamuju, Minggu (10/7/2022).

ESENSI7.COM, MAMUJU- Ribuan warga kota Mamuju padati anjungan pantai Manakarra untuk melaksanakan shalat Idul Adha, Minggu (10/7/2022) pagi tadi. 

Warga tersebut berasal dari kelurahan Binanga, Mamunyu, Rimuku dan sebagian kelurahan Simboro. 

Shalat Idul Adha tersebut dilaksanakan oleh pengurus dan panitia Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Mamuju. 

Adapun yang bertindak sebagai Imam ialah Alhafizd Muh.Ariyanda Rafiuddin, sementara sebagai Khatib DR. H.Muh.Muflih B.Fattah. 

Dalam khotbahnya Muh.Muflih B.Fattah menyampaikan pesan dan makna hari raya kurban yang harus direnungi. 

"Idul Adha kita sebut dengan Hari Raya Haji, yang identik dengan kegiatan kaum muslimin sedang menunaikan ibadah haji yang utama, yaitu wukuf di Arafah," terangnya. 

Lanjut dia, para jama'ah haji yang wukuf memakai pakaian serba putih dan tidak dijahit, yang dinamakan sebagai pakaian ihram. 

"Itu melambangkan persamaan akidah dan pandangan hidup mempunyai tatanan nilai yaitu nilai persamaan dalam segala segi bidang kehidupan," lanjutnya. 

Dijelaskan Idul Adha juga memiliki istilah lain yang dinamakan dengan Idul Qurban, karena dihari ini merupakan hari raya yang menekankan pada arti berkorban. 

Qurban itu sendiri artinya dekat, sehingga qurban ialah menyembelih hewan ternak untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. 

Kata dia, "pengorbanan ini tentu ada latar belakang sejarah mengapa kita perlu berqurban dengan menyembelih hewan ternak seperti domba atau sapi" tuturnya.

"Kita diingatkan tentang peristiwa ketaatan Nabi Ibrahim beserta anak istrinya Ismal dan Siti Hajar," lanjutnya. 

Satu peristiwa saat Nabi Ibrahim diperintahkan oleh Allah SWT untuk menempatkan istrinya Hajar bersama putranya Nabi Ismail, yang saat itu masih bayi. 

Siti Hajar dan Ismail Mereka ditempatkan di satu lembah yang tandus, gersang, tidak tumbuh sebatang pohon pun. 

"Semoga kita tidak lupa dengan perisriwa asal muasal kurban tersebut dan maka yang dikandungnya," tutupnya. 

Sekedar diketahui hadir dalam shalat Idul Adha tersebut yakni, Suhardi Duka, Sitti Sutina Suhardi, dan Suaib Kamba. 

Turut hadir pula Kepala Kementerian Agama Kabupaten Mamuju, Mahamuddin, Panitia Shalat Idhul Adha, Sulaiman Rahman.(Slm).