Home Mamuju Muhammadiyah Mamuju Kurban 17 Ekor Sapi Dan Salurkan ke Korban Banjir di Simboro

Muhammadiyah Mamuju Kurban 17 Ekor Sapi Dan Salurkan ke Korban Banjir di Simboro

469
0
SHARE
Muhammadiyah Mamuju Kurban 17 Ekor Sapi Dan Salurkan ke Korban Banjir di Simboro

Keterangan Gambar : Suasan pemotogan hewan kurban yang dilaksanakan oleh Pimpinan daerah Muhammadiyah Kabupaten Mamuju, Sulbar, Sabtu (9/7/2022).


ESENSI7.COM, MAMUJU- Pimpinan daerah Muhammadiyah Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar) sembelih 17 hewan kurban dimulai hari ini, Sabtu (09/07/2022).

Pemotongan hewan kurban itu berlangsung di Rumah Pemotongan Hewan (RPM) Jl. Soekarno Hatta Kelurahan Karema.

Sebanyak 17 hewan kurban yang terdiri dari sapi dan kambing yang di sembelih selama dua hari berturut-turut.

Panitia kurban, Muh. Rifai mengatakan untuk hari pertama sebanyak sembilan ekor yang disembelih dan dilanjutkan besok.

"Penyalurannya menyasar pengurus cabang dan pengurus ranting sebanyak delapan kecamatan mulai dari Tommo hingga Tappalang," terang Muh. Rifai saat ditemui.


Dikatakan selain pengurus yang berhak mendapatkan daging kurban, penyalurannya juga menyasar korban banjir yang terjadi beberapa waktu lalu.

"Seperti yang ada di Simbuang hingga Simboro yang sempat mengungsi saat banjir, kita juga sasar untuk dibagikan," lanjutnya.

Dia pun berharap dengan pembagian itu, masyarakat terbantu dan merasakan makna hari raya Iduladha 2022 ini.

Sementara itu, pihak petugas kesehatan juga nampak di lokasi Pemotongan hewan untuk diperiksa kesehatannya.

Dokter hewan dari Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan Provinsi Sulbar drh Ni Putu Novi Aritayanthi, memastikan hewan kurban itu dalam kondisi sehat.

"Semuanya telah diperiksa, mulai dari kuku hingga mulut, dan lendir untuk memeriksa gejala penyakit mulut dan kuku (PMK)," terang drh Ni Putu Novi Aritayanthi.

Sebanyak 17 hewan kurban itu, dikatakan sudah memenuhi syarat Pemotongan hewan kurban.

Tanpa ditemukannya gejala PMK yang saat ini telah menjadi wabah nasional dibeberapa daerah.

"Karena memang di Sulbar ini belum ditemukan hewan bergejala PMK, daging kurban pun dalam kondisi sehat," lanjutnya.

Dia pun mengimbau kepada seluruh panitia kurban, agar melaporkan jika menemukan hewan bergejala penyakit mulut dan kuku.(Slm)