Home Mamuju HMI Mamuju Kembali Lakukan Unjuk Rasa Di BI Sulbar, Ini Tuntutannya

HMI Mamuju Kembali Lakukan Unjuk Rasa Di BI Sulbar, Ini Tuntutannya

521
0
SHARE
HMI Mamuju Kembali Lakukan Unjuk Rasa Di BI Sulbar, Ini Tuntutannya

ESENSI7.COM MAMUJU-

HMI Cabang Mamuju kembali melakukan aksi demonstrasi pada hari senin tanggal 26 februari 2024. Aksi tersebut merupakan kali ketiga HMI Mamuju melakukan unjuk rasa di depan Kantor Bank Indonesia Sulawesi Barat.

Aksi ketiga tersebut merupakan wujud dari kekecewaan HMI Mamuju terhadap pihak BI.

Dahril menyampaikan bahwa “Dalam proses yang telah dilalui kemarin, kami menerima  kepala perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Barat untuk menanggapi tuntutan kami, dikesempatan itu pula BI menyampaikan permohonan maafnya secara langsung kepada kader-kader HMI, dipertemuan itu juga kami membangun kesepakatan untuk memfasilitasi kami bertemu dengan seluruh kepala Cabang perbankan yang ada di Mamuju, akan tetapi pada pertemuan selanjutnya yang dilaksanakan oleh Bank Indonesia Sulawesi Barat merusak komitmen yang telah disepakati secara bersama, sehingga hal tersebut kami anggap sebagai upaya mempecundangi HMI Cabang Mamuju karna Kepala perwakilan BI tidak komitmen dengan ucapannya pada saat menemui kami” Jelas Dahril.

Atas dasar ketidak komitmenan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Barat sehingga HMI Mamuju menganggap bahwa kepala perwakilan BI tidak mampu memimpin Bank Indonesia yang ada di Sulawesi Barat,

“Ditambah dalam situasi ekonomi kita yang anjlok, inflasi yang tidak dapat diatasi sedangkan persoalan tersebut adalah bagian tugas Bank Indonesia. Melihat kondisi daerah kita yang termasuk daerah agraris yang menjadi lumbung penghasil beras sehingga lonjakan harga beras seharusnya tidak terjadi di daerah sulawesi barat ini dan ketika lonjakan harga beras terjadi, bahan pokok lain akan ikut naik, jika kepala BI Sul-Bar tidak diganti saya yakin kita di Sulbar akan semakin bermasalah” Tekan Aktivis tersebut.

Selain BI ada beberapa perbankan yang di soroti yakni Bank Mega dan Bank BTN yang dimana dalam penjelasan Dahril, proses pelayanan perbankan itu sangat tidak sesuai dengan prinsip good governance, serta bank tersebut tidak terbuka dan ramah dalam melakukan pelayanan terhadap seluruh lapisan masyarakat,

“Sehingga kami menganggap bahwa kepala perbankan yang dimaksud tidak layak lagi memimpin bank yang saat ini mereka pimpin, kemudian terkhusus kepada bank mega kami tidak melihat bagaimana proses penyaluran dana CSR-nya terhadap daerah jangan sampai kehadiran Bank Mega ini hanya mencari keuntungan di daerah kami sedangkan mereka tidak berkontribusi terhadap daerah kami” ,

Atas beberapa hal diatas itu yang menjadi dasar kami turun melakukan aksi demonstrasi dan bertujuan untuk menyampaikan beberapa tuntutan terhadap pihak-pihak terkait antara lain Gubernur Bank Indonesia (BI). Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Dewan Komisaris Bank Mega, Direktur Utama Bank BTN dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dalam hal ini PJ Gubernur Sulawesi Barat. Adapun tuntutan yang kami sampaikan sebagai berikut:

1. Meminta Gubernur Bank Indonesia untuk mencopot Kepala Bank Indonesia Perwakilan Sulawesi Barat.

2. Meminta OJK untuk melakukan audit terhadap Bank Mega.

3. Meminta Dewan Komisaris Bank Mega untuk mencopot Kepala Cabang Bank Mega Cabang Mamuju.

4. Meminta Bank Mega untuk memperjelas arah Dana CSR-nya terhadap Daerah.

5. Meminta Direktur Utama Bank BTN untuk mencopot Kepala Cabang Bank BTN Cabang Mamuju.

6. Meminta Kepada Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Barat untuk mencabut kerjasama dengan Bank BTN dalam pembanguan hunian ASN.

“Dengan tuntutan yang telah kami sampaikan kami sangat berharap kepada pihak-pihak terkait yang  memiliki kewenangan untuk segera menindaklanjuti tuntutan yang kami sampaikan karena jika tuntutan kami tidak ditindaklanjuti sesuai yang kami harapkan maka kami HMI Cabang Mamuju telah berkomitmen untuk terus melakukan aksi demonstrasi sampai tuntutan kami direalisasikan bahkan kami akan melakukan koordinasi dengan HMI Badko Sulselbar untuk menginstruksikan kesemua cabang melakukan aksi di Kantor BI yang ada di wilayahnya untuk mendorong kepada Gubernur BI terkait dengan pencopotan Kepala Perwakilan BI Sulbar bahkan kami juga akan berkoordinasi dengan PB HMI untuk menyampaikan tuntutan kami kepada Gubernur Bank Indonesia” Tutup Dahril.