Home Ekonomi Cabe, Telur, Tomat Hingga Gula Pasir Naik di Pasar Tradisional Mamuju, Jelang Lebaran Idul Adha Juli

Cabe, Telur, Tomat Hingga Gula Pasir Naik di Pasar Tradisional Mamuju, Jelang Lebaran Idul Adha Juli

Harga bahan pokok naik jelang Idul Adha 2022

695
0
SHARE
Cabe, Telur, Tomat Hingga Gula Pasir Naik di Pasar Tradisional Mamuju, Jelang Lebaran Idul Adha Juli

Keterangan Gambar : Foto : Sejumlah bahan pokok mengalami kenaikan di pasar tradisional Jl Abdul Syaku Kelurahan Karema, Kecamatan Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar).

ESENSI7.COM,MAMUJU-Sejumlah bahan pokok di pasar tradisional Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar) mengalami kenaikan harga menjelang Idul Adha Juli 2022 mendatang.

Seperti di pasar baru Jl Abdul Syakur, Kelurahan Karema, Kecamatan Mamuju, adapu bahan pokok yang mengalami kenaikan yakni cebe rawit kini tembus Rp 70 ribu per kilogram (Kg), Kamis (23/6/2022).

Sebelumnya berada di garga Rp 60 ribu per kg. Disusul cebe keriting yang kini tembus Rp 50 ribu per kg, sebelumnya di harga Rp 40 ribu per kg.

Kemudian harga cabe merah atau lombok besar juga ikut naik, Rp 50 ribu per kg, sebelumnya di harga Rp 40 ribu per kg.

Sementara itu mentega, gula pasir dan tomat juga mengalami kenaikan, tomat kini berada di harga Rp 60 per kg, sebelumnya di harga Rp 6 ribu per kg.

Telur ayam ras kini tembus Rp 50 per rak yang sebelumnya di harga Rp 30 ribu per rak, kenaikan harga telur ini sudah berlangsung selama satu bulan terakhir.

Salah satu pedagang di pasar baru Mamuju, Rafli mengatakan kenaikan sejumlah bahan pokok itu berkaitan dengan momentum lebaran idul adha 2022, seperti yang terjadi pada tahun lalu.

"Kalau kelompok cabai dipengaruhi oleh faktor cuaca yang sering hujan, terjadilah gagal panen, membuat stok cabe yang masuk di pasar berkurang," terang Rafli, Kamis (23/6/2022). 

Sementara gula pasir dan mentega harganya naik karena permintaanya meningkat saat momentum lebaran ini, dimana ibu rumah tangga (IRT) banyak yang membuat kue lebaran.

Untuk bahan pkok di kelompok sayuran seperti cabai, tomat, bawang merah, wortel dan sejenisnya didatangkan langsung dari Enrekang Sulawesi Selatan (Sulsel).

Stoknya kini mengalami kekuragan saat faktor cuaca yang sering hujan membuat petani mengalami gagal panen.

Berikut harga bahan pokok di pasar tradisional yang dirilis Dinas Perdagangan Kabupaten Mamuju per Selasa (20/6/2022) lalu, berlaku hingga Juni 2022.

Beras primium Rp 11 ribu per kilogram, beras medium Rp 9.600 per kilogram.

Minyak Goreng kemasan Rp 25.000 ribu per liter, minyak goreng curah Rp 15,500 per kg.

Tepung Terigu, Kompas Rp 12 ribu per kilogram, gatot Kaca Rp 11 ribu per kilogram.

Bawang merah Rp 55 ribu per kilogram, Bawang putih Rp 30 ribu per kilogram.

Gula Pasir, Lokal biasa Rp 14 ribu per kilogram, Kristal putih Rp 17 ribu per kilogram.

Cabai Keriting Rp 50 ribu per kilogram, cabai merah Rp 45 ribu per kilogram

Cabai rawit Rp 70 ribu per kilogram.

Daging sapi Rp 130 ribu per kilogram, Daging ayam boiler Rp 33 ribu per kilogram.

Telur ayam ras Rp 1.666 per butir, telur ayam kampung Rp 2.500 per butir.

Ikan Bandeng Rp 40 ribu per kg, Ikan Kembung Rp 50 ribu per kg, Ikan Tuna Rp 50 ribu per kg, Ikan Cakalang Rp 25 ribu per kg, Ikan Mujair Rp 35 ribu per kg.

Garam kasar Rp 12 ribu per kg, Garam halus Rp 11 ribu per kg.

Sayur-sayuran, sawi Puth Rp 12 ribu per Kg, Buncis Rp 15 ribu per Kg, kentang Rp 18 ribu Kg, wortel Rp 12 ribu Kg, Kol Rp 9 ribu kg, Tomat Rp 15 ribu Kg.

Kacang hijau Rp 25 ribu per kg, Kacang tanah Rp 32 ribu per kg, kacang kedelai Rp 15 ribu per kilorgam.

Mentega, Blu band Rp 78 ribu per kilogram, simas Rp 26 per kilogram, amanda Rp 25 ribu perkilorgam.

Gas Elpiji 3 Kilogram Rp 18.500, Gas 5,5 Kilogram Rp 105 ribu, Gas 12 Kilogram Rp 210 ribu.

Susu Kental Manis Rp 17 per kaleng, Susu Camer Putih Rp 13 per kaleng, Susus Camer Cokelat Rp 13 per kaleng. (NF).