Home Mamuju Ahyar : Prof. Zudan Mengajarkan Kita, Tidak Ada Kebaikan Yang Sia-Sia

Ahyar : Prof. Zudan Mengajarkan Kita, Tidak Ada Kebaikan Yang Sia-Sia

318
0
SHARE
Ahyar : Prof. Zudan Mengajarkan Kita, Tidak Ada Kebaikan Yang Sia-Sia

ESENSI7.COM MAMUJU- 

Memimpin Sulbar selama satu tahun, Prof. Zudan Arif Fakrulloh hadiri kegiatan ramah tamah sekaligus pamitan di Ballroom Grand Maleo Hotel Mamuju, pada Rabu (22/05/2024).

Rasa haru tidak terhindarkan, baik yang turut langsung dalam kegiatan tersebut maupun yang hanya mendengar kabar perpisahan itu.

Nampak terlihat mata para tamu yang hadir berkaca kaca, saat mendengar dan melihat prof. Zudan sambutan. 

Muh Ahyar yang menjabat sebagai Ketua Umum HmI Badko Sulselbar saat dihubungi melalui WhatsApp menyampaikan turut haru atas acara perpisahan yang dilakukan Prof. Zudan dengan masyarakat Sul-Bar, “Meskipun saya tidak berada disana, saya hanya melihat live streaming tapi ikut haru” ungkapnya.

Prof. Zudan mengajarkan kita bahwa tidak ada kebaikan yang sia-sia. “Kan kebaikan itu terasa, maka ketika kebaikan itu hilang pasti akan kita kenang, begitulah prof zudan disulbar” Lanjutnya lagi.

“Kita merasakan bagaimana kesantunan beliau, keramahan beliau, kejujuran dan kerja kerja nyata beliau untuk daerah kita, nah itu lah yang membuat kita berat untuk melepaskan beliau, tapi namanya penjabat kan keputusan pimpinan nya, kita mau apa, beliau dilihat berprestasi sehingga dibawa kedaerah yang memiliki tipe jauh diatas sulbar” Ahyar,

“Saya sempat komunikasi soal perpisahan yang beliau agendakan malam tadi, saya sedang berada dimakassar sehingga tidak bisa hadir dalam acara itu, saya sempat menyampaikan ke beliau bahwa "Prof. akan membuat Masyarakat Sulbar kembali sedih kalau ada acara perpisahan, dan itu terbukti” ,

Saat ditanya apa yang paling berkesan selama prof zudan berapa disulbar..?

Ahyar kemudian menjawab “ ada dua hal yang paling berkesan selama Pak Prof. menjadi penjabat disulbar. Pertama saat kami sedang berdinamika, sempat melaporkan dan melakukan aksi demontrasi secara berturut turut,  Beliau malah  turun menemui kami dan duduk sila didepan kami” Terang Ahyar.

“Kedua saat beliau membuat program 1000 beasiswa untuk semua golongan. Ini yang saya tidak bisa move on dari beliau yang bisa berpikir untuk Sulbar dimasa depan, tak satupun gubernur defenitif bisa melakukan itu. Kita melihat beliau benar-benar tulus untuk Sul-Bar” ,

Kalau saya ditanya apa yang ingin disampaikan, saya hanya satu kata "terimakasih Prof” Tutup Ahyar.