Home Mamuju Sayangkan Klarifikasi Diskominfo Sulbar, Ketua PGPM : Jangan Mengelak

Sayangkan Klarifikasi Diskominfo Sulbar, Ketua PGPM : Jangan Mengelak

417
0
SHARE
Sayangkan Klarifikasi Diskominfo Sulbar,  Ketua PGPM : Jangan Mengelak

ESENSI7.COM MAMUJU- Menanggapi analogi “burung” yang disampaikan PJ Gubernur Sulbar saat Coffe Morning di lingkungan Pemrpov, PGPM Mamuju kecam statement Prof. Zudan saat sambutan, Minggu(06/08/2023).


“Kami mengecam dan sangat menyayangkan, analogi berbau pornografi itu keluar dari mulut Bapak PJ Gubernur Sulbar, apalagi gelar bapak itu sudah Profesor. Tentunya telah banyak makan garam, masa hal seperti ini bisa disampaikan dalam acara pemerintah seperti itu. Harusnya mampu memfilter dan mampu berfikir panjang, jangan konsumsi tiktok dibawa ketempat kerja” ucap Muh. Abdillah”


Abdillah saat dikonfirmasi via Whatsapp menyampaikan “Harapan kami tentunya kebesaran hati Bapak PJ Gubernur Sulbar untuk meminta maaf atas ungkapan yang tidak membangun itu. Kita malu jika kita dikenal dengan daerah yang memiliki pemimpin “berotak cabul”. Tambahnya.


Masih hal yang sama, ketua PGPM juga menyampaikan kekesalannya terkait pres release kadis Kominfo yang mengatakan

"Materinya memang hanya untuk internal yang hadir dalam forum dimaksud. Hanya saja, itu disalahartikan". 


“Pertanyaan saya disalah artikan seperti apa lagi, saya harap pak kadis ini perlu memahami lagi soal budaya malaqbi yang sering mereka sampaikan dan menjadi slogan kita, seperti apa itu mala'bi, ini dia sampaikan bukan dalam forum tertutup, tapi terbuka ditaman pak kadis, ada laki laki dan perempuan, memang tidak ada analogi lain yah yang bisa memberikan semangat dan sinergitas antara pejabat pemerintah selain hal yang berbau pornografi dan cabul...? Aneh kalian ini” ucapnya miris.


“jelas jelas Prof. Zudan ini sadar bahwa yang ingin dibahas itu hal yang tidak pantas untuk anak anak, ia menerangkan bahwa Bapak Prof. Zudan tidak bermaksud mengarah kepada hal-hal yang buruk, padahal dalam videonya sudah sangat jelas “nggak ada yang anak anak kan?dewasa semua kan?” Ini kan arahnya sudah jelas, jadi harusnya tidak usah mengelak dan ngawur, hanya perlu meminta maaf. Jika tidak maka konsekuensinya harus berani bapak tanggung” tutup Abdillah.


I.f