
Keterangan Gambar : Progres pengerjaan dan pelebaran akses jalan menuju lokasi pembangunan Bendugan Budong-Budong.
ESENSI7.COM, MAMUJU-Pembangunan Bendungan Budong-budong, Desa Saluklekbo,Kecamatan Topoyo, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat (Sulbar), mendapat respon positif di masyarakat.
Pasalnya, bendungan ini akan berdampak baik kepada seluruh masyarakat di wilayah Kecamatan Topoyo.
Karena bendugan ini akan menambah jumlah tampungan air dalam rangka mendukung program ketahanan pangan.
Salah satu tokoh masyarakat setempat, Muhlis menyambut baik proses pembangunan yang sedang berjalan itu.
"Karena akses jalan yang dilalui ke lokasi pembangunan juga diperbaiki dan lebarnya ditambah sehingga sangat menguntungkan masyarakat setempat," terang Muhlis, Jumat (1/7/2022).
Meski sempat terjadi konflik terkait ganti rugi pembebasan lahan yang terkena pelebaran jalan.
"Tapi masyarakat sudah menerima pembangunan ini, karena sangat banyak manfaat yang dapat diterima," lanjut Muhlis.
Diketahui, Bendugan Budong-Budong dibangun dengan kapasitas tampungan 65,18 juta meter kubik dengan peningkatan Daerah Irigasi (DI) seluas 3.577 hektare.
Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi III, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Kementerian PUPR yang menangani langsung pembangunanya mulai 2020.
Pemerintah Provinsi Sulbar bersama dengan Pemkab Mateng terus berupaya agar progres pembangunanya dapat berjalan sesuai jadwal yang telah ditentukan.
Selain itu kehadiran Aprarat Penegak Hukum sangat diharapkan dalam mendampingi potensi konflik guna kelancaran pembangunan Proyek Strategi Nasional itu.
.jpg)








LEAVE A REPLY