Home Mamuju Kalla Toyota Mamuju Dorong Pengembangan UMKM Dalam Gernas BBI Sulbar

Kalla Toyota Mamuju Dorong Pengembangan UMKM Dalam Gernas BBI Sulbar

464
0
SHARE
Kalla Toyota Mamuju Dorong Pengembangan UMKM Dalam Gernas BBI Sulbar

Keterangan Gambar : Diskusi dalam mendorong pengembangan UMKM yang ada di Mamuju dan sekitarnya, turut hadir Branch Manager Kalla Toyota Mamuju, Ariyanto Arifin, Pelaksana tugas direktur Kemitraan dan Penyelarasan Dunia Usaha dan Dunia Industri, Saryadi, Sabtu (30/7/2022).



ESENSI7.COM, MAMUJU –Kalla Toyota Mamuju, turut berkontribusi dalam pelaksanaan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) di Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar).

Pelaksanaan Gernas BBI berlangsung selama 29-30 Juli 2022. Keberlanjutan dari program ini pun akan terus didukung untuk membantu pengembangan UMKM.

Ratusan pelaku UMKM pun membuka stanf di Anjugan Pantai Manakarra Jl Yos Sudarso, Kelurahan Binanga, Mamuju.

Branch Manager Kalla Toyota Mamuju, Ariyanto Arifin, mengatakan, salah satu bentuk dukungan KALLA dalam kegiatan ini ialah memberikan fasilitator yang dapat membantu para pelaku UMKM pada workshop Gernas BBI Sulbar.

Hal ini dinilai sangat penting untuk meningkatkan kapasitas para peserta yang jumlahnya mencapai ratusan orang, baik secara online maupun offline.

"Selama ini KALLA memang memiliki berbagai program yang membantu pengembangan UMKM. Oleh karena itu, kami berharap mereka bisa memanfaatkan momen Gernas BBI ini dengan sebaik mungkin untuk meningkatkan kualitas produknya. Sehingga, kita bisa bekerjasama dengan mengajak pelaku UMKM di Sulawesi Barat untuk ikut berpartisipasi pada event-event yang digelar KALLA nantinya," ungkap Ariyanto.

Tak hanya itu, KALLA menindaklanjuti program dengan merencanakan workshop lanjutan yang bakal digelar Agustus 2022.

Materi dan praktik yang akan mendorong para pelaku UMKM dalam memaksimalkan berbagai channel digital untuk mempromosikan produknya.

Sementara itu, Fasilitator UMKM Yayasan Hadji Kalla (YHK), Rezky Andayani, mengatakan, pengembangan UMKM mesti didukung dengan pengemasan produk yang kreatif.

Namun, mereka juga mesti memperhatikan sisi lingkungan, yakni ramah lingkungan.

"Yayasan Hadji Kalla konsisten mendukung pengembangan UMKM khususnya dalam mengampanyekan bagaimana mengemas produk yang kreatif dan ramah lingkungan. Hal ini sangat menjadi perhatian kami melihat limbah plastik yang semakin meningkat dan menjadi penyumbang terbesar jumlah sampah nasional," kata Rezky.

Selain itu, YHK juga mendorong pelaku UMKM untuk menciptakan eco-product yang berbahan dasar limbah alam.

Sudah banyak contoh yang bisa ditemui, mulai dari gelas yang terbuat dari bambu dan batok kelapa hingga wadah pengganti kantong plastik yang terbuat dari daun lontar.

Sementara itu Pelaksana tugas direktur Kemitraan dan Penyelarasan Dunia Usaha dan Dunia Industri, Saryadi mengatakan Gernas BBI mengangkat prinsip gotong royong.

Tujuan Gernas BBI itu ialah mendorong UMKM dalam menopang perekonomian di Sulbar setelah masa pandemi Covid-19 lalu.

"Ada pun saat ini pengembangam UMKM yakni perecepatan digitalisaai dalam menjangkau pasar yang lebih lusa lagi," terang Saryadi.

Dijelaskan Kalla Grop selama ini turut mendukung dan mendorong para pelaku UMKM di setiap daerah, seperti di Sulbar ini.

"Malalui pelatihan yang menyasar para pelaku usaha, seperti pelatihan pemasaran produk lewat platfon digital dan pelatihan pembuatan kemasan," lanjutnya.

Untuk itu ia berharap Kalla Toyoya terus membuka ruang bagi para pelaku UMKM dalam membantu memasarkan produknya.(slm).