Home Mamuju Imunisasi Bian Campak Rubella di Sulbar Baru Mencapai 36,6 Persen Hingga 15 Juli 2022

Imunisasi Bian Campak Rubella di Sulbar Baru Mencapai 36,6 Persen Hingga 15 Juli 2022

436
0
SHARE
Imunisasi Bian Campak Rubella di Sulbar Baru Mencapai 36,6 Persen Hingga 15 Juli 2022

Keterangan Gambar : Suasana Media Briefing "Ayo Sukseskan Imunisasi Anak Nasional (Bian)" di Sulbar, Sabtu (16/7/2022)


ESENSI7.COM,MAMUJU-Capaian pelaksanaan vaksinasi Bulan Imuniasi Anak Nasional (BIAN) di Sulawesi Barat (Sulbar) untuk Campak-Rubella masih tergolong rendah.

Hingga 15 Juli 2022, capaian pelaksanaa Bian di Sulbar untuk Campak Rubella baru mencapai 36,6 persen, dari 334.102 anak yang rencananya akan di targetkan.

Hal itu disampaikan Devisi Imunisasi Unicef dr Eva dalam media brifing di warkop Cofe Shop 77 saat menggelar diskusi dengan sejumlah awak media, Sabtu 16 Juli 2022.

dr Eva mengatakan untuk imunisasi Campak-Rubella terendah berada di Kabupaten Mamuju 23,2 persen dari sasaran sebanyak 74.701 anak. 

Sementara kabupaten yang tertinggi hingga 15 Juli 2022 berada di Kabupaten Mamasa 49,4 persen dari sasaran sebanyak 40.315 anak.

"Jadwal pelaksanaan imunisai Bian diperpanjang hingga 21 Juli untuk meningkatkan target capain yang masih rendah tersebut," terang dr Eva dalam pemaparanya.

Dia pun berharap para awak media ikut mensosialisasikan jadwal pelaksanaan itu, agar masyarakat mengetahuinya.

"Lewat pemberitaan dan sosial media kami harap semua elemen ikut serta dalam sosialisasikan pelaksanaan imunisasi ini," ujarnya.

Sementara itu perwakilan Dinas Kesehatan Sulbar, dr Indawati Nursyamsi yang turut hadir mengatakan Bian sangatlah penting bagi anak.

Sebab untuk menghindari penyakit sejak usia dini, perlu imunisasi, cara untuk memberikan kekebalan tubuh atau antibody terhadap anak.

"Kendala dihadapi pelaksanaan vaksinasi Bian bertepatan dengan jadwal ujian anak Sd sehingga menganggu jadwal pelaksanaan vaksinasi," terang dr Indawati Nursyamsi*  saat diskusi.

Sehingga pihaknya akan memassifkan setiap pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) atau posyandu untuk melaksanakan Bian.

Dijelaskan peran seluruh elemen masyarakat sangatlah penting untuk mencapai target pelaksanaa Bian.

"terutama awak media, yang harus terlibat aktif mensosialisasikan pentingnya imunisasi bagi anak tersebut," ujarnya.

Stok vaksin untuk imunisasi masih cukup tersedia, Campak-Rubella 9.600 vial, BoPV 4.450 vial, IPV 7.316 vial dan DPT-HB-Hib 6.664 vial.(opal).