Home Mamuju Foperma Soroti Diknas Mamuju Sudah Lama Tidak Memasukkan Kurikulum Pendidikan Berbasis Kebudayaan

Foperma Soroti Diknas Mamuju Sudah Lama Tidak Memasukkan Kurikulum Pendidikan Berbasis Kebudayaan

Foperma Mamuju

495
0
SHARE
Foperma Soroti Diknas Mamuju Sudah Lama Tidak Memasukkan Kurikulum Pendidikan Berbasis Kebudayaan

Keterangan Gambar : Adam Juari Koordintaor Foperma

ESENSI7.COM,MAMUJU- Momentum Hari Pendidikan Nasional Tahun 2022 menjadi alarm bagi progress report dari Pemerintah Kabupaten Mamuju,Sulawesi Barat (Sulbar). 


Karena saat membahas soal pendidikan hal yang paling dasar dari pendidikan itu ialah pendidikan yang berbasis kebudayaan.

Namun, seringkali kurangnya upaya dari Sekolah-sekolah untuk membangun jiwa angkatan didik yang ada di Kabupaten Mamuju untuk mencintai serta menjiwai nilai kearifan lokal budaya yang ada.

Parahnya hasil dari investigasi, ia menemukan fakta bahwa materi muatan lokal sudah lama tidak diajarkan atau masuk didalam kurikulum Pendidikan mulai dari tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) sampai pada tingkat Sekolah Dasar (SD).

Kemudian, itu dibenarkan oleh Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Mamuju sewaktu ia berkunjung di kantor tersebut.

Seperti yang kita ketahui bahwa satu-satunya pintu masuk kedalam ruang pengetahuan budaya serta nilai kearifan lokal hanyalah Materi Muatan Lokal, Namun realita yang ada Materi Mulok sudah tidak masuk didalam kurikulum pendidikan di Kabupaten Mamuju.

"nformasi yang kami dapatkan dari beberapa guru yang sempat kami wawancarai jikalau ternyata sudah tiga tahun lamanya Materi Muatan Lokal telah ditiadakan didalam Kurikulum pembelajaran,"

Ia menilai, hal itu adalah absurd dimana pemerintah mengaungkan revolusi mental agar terbangunnya jiwa kebangsaan, tetapi melupakan sesuatu yang mendasar dimana untuk sampai kepada membangun jiwa kebangsaan diperlukan cara untuk mencintai budayanya.

Banyak hal terkait kebudayaan yang bisa dijadikan sebagai bahan materi pembelajaran seperti, mempelajari bahasa Mamuju, mengenal kesenian budaya lokalitas di Kabupaten Mamuju.

Mengenal dan mempelajari Kain Tenun Sekomandi Kalumpang, Mengenal Sejarah Mamuju, Mengenal Corak Budaya Mamuju - Kalumpang, mengenal lagu-lagu daerah dan beberapa bahan ajaran lainnya.

Kami menilai bahwa Pemerintah Kabupaten Mamuju memandang enteng pentingnya pengetahuan Kearifan Lokal Budaya di Mamuju. Seakan-akan pengetahuan kebudayaan hanyalah dongeng diwaktu malam.


Ini menandakan bobroknya sistem dan managemen pendidikan yang ada di Kabupaten Mamuju.
Karenanya itu kami mendorong kembali agar Materi Muatan Lokal menjadi bahan pembelajaran bagi peserta didik di tingkat SD hingga tingkat SMP (Aj)