
Keterangan Gambar : Muh. Ahyar Latif Ketua HmI Cabang Mamuju
ESENSI7.COM MAMUJU-Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Mamuju sukses laksanakan Diskusi Publik Pemuda dengan mengangkat tema "Peran Pemuda Dalam Meretas Paham Radikalisme di Era Modernisme", Jumat (04/11/2022).
Kegiatan tersebut berlangsung di aula Hotel M'City Mamuju dan menghadirkan tamu undangan dari BEM yang ada setiap kampus di kabupaten Mamuju.
Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh empat narasumber dalam Diskusi tersebut diantaranya, Nursalim Ismail S. Th.L M.Si selaku ketua lembaga Dakwah Nahdlatul ulama Sulbar, Darmawansyah selaku Kabid Hikmah dan Hubungan Antar Lembaga Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Sulbar, Rahmat FA S. E selaku ketua AJI Mandar Sulbar dan Muh. Ahyar selaku ketua HMI Cabang Mamuju,
Dalam sambutannya, Muh. Ahyar menyampaikan bahwa, "kegiatan diskusi publik tersebut bertujuan untuk mendudukkan paham radikalisme secara bersama demi menyatukan frekuensi pikiran yang sama dalam merespon paham radikalisme sebagai ikhtiar dalam melacak akar problem bangsa yang sampai saat ini di perhadapkan dengan kelompok-kelompok intoleran sekaligus membangun kesepakatan bersama untuk mengambil peran konsisten menyadarkan kelompok-kelompok intoleran dalam egenda-agenda majelis ilmu seperti ini, sebab ilmu pengetahuan adalah sahabat sejati dan kebodohan adalah musuh bersama" jelas Ahyar.
Lanjut Ahyar, "Sebab tak bisa dinafikkan sebab awal dari kelompok-kelompok intoleran berawal dari kesalahan berpikir dalam merespon realitas. Itulah mengapa ketegasan sikap untuk ikhtiar konsiten berwilayah pada berpikir benar adalah sikap yang paling layak untuk kita benahi di kalangan pemuda yang akan menjadi pemeran aktif dalam menjalankan kebijakan-kebijakan strategis di tahun 2045 tepat indonesa satu abad di tahun itu juga kita bangsa indonesia mendapat kondisi bonus demografi dimana jumlah penduduk produktif lebih besar dari yang selainnya".
Ditempat yang sama, Lalu Tuhiryadi yang membuka acara secara resmi berpesan dalam sambutannya yakni "untuk peserta saya berpesan ikuti diskusi yang sangat menarik dan temanya jarang diangkat oleh organisasi kemahasiswaan saat ini, karena ini akan memberikan perspektif baru dan tambahan pengetahuan yang baru" ungkapnya.










LEAVE A REPLY