Home Mamuju Aksi Hmi Mamuju Didepan Polresta Sempat Memanas, Ini Tuntutannya!

Aksi Hmi Mamuju Didepan Polresta Sempat Memanas, Ini Tuntutannya!

30
0
SHARE
Aksi Hmi Mamuju Didepan Polresta Sempat Memanas, Ini Tuntutannya!

ESENSI7.COM MAMUJU-HMI Mamuju melakukan aksi demonstrasi didepan Polresta Mamuju, unjuk rasa tersebut awalnya berjalan damai namun setelah menurut pihak HMI Mamuju Kanit tipiter Ansar memperlihatkan arogansinya memancing massa aksi HMI sehingga kedua pihak beradu mulut dan saling dorong, hingga akhirnya berhasil dilerai, Kamis (27?08?2026).

Oleh maraknya pembangunan tambang ilegal, HMI Mamuju menanyakan status hukum para pelaku tambang ilegal di Kalumpang yang diduga tebang pilih, pihak penyidik diminta untuk memberikan penjelasan terkait beberapa pelaku tambang ilegal yang belum ditetapkan tersangka.

Ihram dalam orasinya menyampaikan bahwa "Polresta Mamuju jangan tebang pilih, bisa-bisanya salah satu diduga pelaku tambang ilegal bebas berkeliaran sedangkan pelaku lainnya sudah ditetapkan tersangka, apa karna dia anggota dewan? Sehingga bebas dari jeratan hukum, padahal yang paling dulu seharusnya tersangka adalah beliau, dia DPR di provinsi lain, didapat dilokasi, diduga datang bawa alat berat dari Toraja ke Mamuju, tidak mungkin datang liburan, ini kan jadi pertanyaan publik? Seharusnya penyidik nya juga di periksa ini, jangan sampai ada udang dibalik batu? Saya lihat tadi pak Ansar yang katanya Kanit itu arogan sekali pas kita menanyakan kasus ini. Ada apa?

Ditempat berbeda Dahril selaku ketua HMI Mamuju menjelaskan bahwa "aksi damai yang kita lakukan tadi dicederai oleh oknum polisi yang arogan dan sangat kelihatan tendensi anti Kritik, kalau tidak salah namanya pak Ansar, atas dasar itu saya mengajak rekan rekan mahasiswa dan pemuda Kalumpang bonehau, melakukan Seruan konsolidasi Usut tuntas kasus tambang ilegal Kalumpang yang diduga dilakukan oleh oknum anggota DPRD Toraja Utara, mendesak Kapolda copot Kanit tipiter Polresta Mamuju yang arogan, anti Kritik dan diduga melakukan tebang pilih penanganan hukum serta melindungi pelaku tambang ilegal yang diduga memiliki kuasa dan jabatan" Seru Dahril.

Beberapa Tuntutan 

Selain persoalan tambang, massa HMI kembali mempertanyakan laporan kehilangan telepon seluler (HP) yang disebut telah beberapa kali ditindaklanjuti dengan mendatangi pihak kepolisian, namun menurut mereka belum mendapatkan perkembangan yang jelas.

HMI juga menyoroti laporan dugaan pemukulan terhadap salah satu kader atau mahasiswa yang disebut telah berlangsung selama berbulan-bulan tanpa kejelasan penyelesaian.

HMI juga mendesak Kapolda Sulawesi Barat mengevaluasi dan mencopot Kanit Tipiter Polresta Mamuju apabila terbukti arogan, anti-kritik, serta melakukan tebang pilih dalam penanganan hukum. 

"Jangan sampai kewenangan dan jabatan seseorang justru menjadi tameng dalam proses penegakan hukum,” tegas Dahril.

HMI Cabang Mamuju menegaskan seluruh dugaan tersebut harus dibuktikan melalui proses pemeriksaan yang objektif. Mereka meminta Polresta Mamuju membuka perkembangan perkara secara transparan agar tidak menimbulkan spekulasi dan kecurigaan publik.

Hingga aksi berakhir, HMI menyatakan akan terus mengawal persoalan tersebut dan meminta Kapolda Sulawesi Barat memberikan perhatian terhadap dugaan ketidakprofesionalan dalam penanganan perkara yang mereka soroti.

  • TAGS
Previous articleGubernur Sulbar Perkuat Posko Karhutlah, Dua Titik Api di Mamasa Masih Terbakar
Next article